Senin, 07 Maret 2022

TEMA 8, SUBTEMA 2 Pembelajaran 1

Hari/tanggal : Senin, 7 Maret 2022

Kelas               : 5
Tema 8            : Lingkungan Sahabat Kita
Subtema 2       :  Perubahan Lingkungan
Pembelajaran  : 1


Tujuan pembelajaran tema :

1.    1. Siswa mampu menyebutkan peristiwa-peristiwa atau tindakan pada teks nonfiksi dengan benar.

2.   2. Siswa dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi siklus air dengan benar.

3.   3. Melalui kegiatan mencoba, siswa mampu membuat kesimpulan tentang terjadinya air tanah dan air permukaan.


Muatan Terpadu : Bahasa Indo (3.8,4.8), IPA (3.8, 4.8)


Assalamu'alaikum warohmatullah wabarokatuh
Apa kabar anak sholih sholihah
Semoga semuanya dalam keadaan sehat wal'aafiyat
Mari awali kegiatan belajar hari ini dengan berdoa

Anak-anak sudah siap belajar hari ini?
Ayo, jangan lupa cuci tangan terlebih dahulu ya dengan sabun pada air mengalir sebelum dan sesudah memulai kegiatan! Nah, kalau sudah cuci tangan, mari kita bersiap memulai pembelajaran

Mintalah bantuan kepada ayah/bunda untuk mendampingi Ananda selama melakukan kegiatan pembelajaran, ya!

Jangan lupa ucapkan TOLONG bila minta bantuan, ucapkan MAAF apabila melakukan kesalahan, dan ucapkan TERIMA KASIH setelah mendapatkan bantuan!
Mari awali kegiatan belajar hari ini dengan berdoa




RANGKUMAN MATERI TEMA 8 SUBTEMA 2 

Bahasa Indonesia

1.      Membuat diagram peristiwa berdasarkan bacaan “Siklus Air Tanah”
  





2.      Menyampaikan urutan peristiwa dari teks nonfiksi
a.         memahami isi teks
b.         menemukan peristiwa di setiap paragraf
c.         menuliskan urutan peristiwa



IPA

1.      Proses terjadinya air tanah:
Air bergerak meninggalkan tanah ke udara melalui proses penguapan. Selanjutnya, air turun lagi ke tanah dalam bentuk air hujan. Air yang turun ke tanah ada yang masuk dan bergerak ke dalam tanah melalui celah-celah dan pori-pori tanah serta batuan. Air yang masuk ke dalam tanah ini kemudian menjadi air cadangan (sumber air).

2.      Air cadangan akan selalu ada apabila daerah peresapan air selalu tersedia. Daerah resapan air terdapat di hutan-hutan. Tumbuhan hutan mampu memperkukuh struktur tanah karena air yang meresap akan diserap akar di dalam tanah sehingga menyebabkan struktur tanah menjadi kukuh dan tidak mudah longsor.

3.      Kegiatan-kegiatan yang dapat mengurangi kemampuan tanah dalam menyimpan air :
a.       kebakaran hutan
b.      penebangan pohon secara liar
c.       pembangunan gedung, pabrik dan perumahan
d.      pembangunan jalan yang menggunakan aspal atau beton
e.       alih fungsi hutan atau gunung menjadi lahan persawahan

4.      Akibat jika daerah resapan air semakin berkurang
a.       banjir bandang
b.      longsor
c.       air cadangan menipis
d.      tanah menjadi kering dan pecah-pecah karena air dalam tanah menguap secara terus menerus

5.       Kegiatan yang dapat kita lakukan untuk menjamin ketersediaan air bersih:
        a.  Menghemat penggunaan air
         b. Membuat lubang resapan. Lubang resapan berguna untuk menampung air hujan supaya           terserap ke dalam tanah
        c.  Menanam pohon supaya akar-akar pohon dapat menahan air di dalam tanah. Akar pohon        yang kuat akan mampu menyerap air dan mengikat air tanah
      d.   Mengurangi polusi, baik polusi udara, air dan tanah. Polusi udara akan mengakibatkan             hujan asam yang bersifat meracuni  dan menyebabkan korosi pada logam. Polusi air                   mengakibatkan air tidak dapat digunakan dan meracuni makhluk hidup. Polusi tanah                menyebabkan tanah dapat mencemari air tanah yang menjadi sumber air.

6.      Manusia memerlukan air bersih antara lain untuk keperluan rumah tangga, keperluan industri, dan juga pertanian

7.      Siklus air menghasilkan air bersih. Pada saat proses penguapan, kotoran pada air tidak ikut menguap. Uap air yang menguap adalah uap air yang bersih. Pada saat turun hujan, air yang dihasilkan pun adalah air bersih dan siap digunakan untuk berbagai keperluan.

8.      Air tanah adalah air yang mengalir di bawah permukaan tanah. Air ini biasanya lebih jernih dan bersih, karena sudah tersaring oleh lapisan tanah dan akar tumbuhan. Untuk mendapatkan air tanah, manusia membuat sumur dengan cara menggali lubang.

9.      Air permukaan adalah air hujan yang tak dapat diserap oleh tanah tetapi diserap oleh permukaan tanah, sehingga mengalir di atas permukaan tanah dan kemudian menguap kembali. Air ini biasanya lebih kotor, karena mengandung lumpur. Air ini juga biasanya membawa berbagai macam material dari proses erosi

10.  Penyebab kelangkaan air
a.   musim kemarau, air hujan yang turun menjadi berkurang dan air hujan yang turun langsung diserap oleh tanah
b.  air sungai, danau yang surut menyebabkan berkurangnya penguapan air sebagai pembentuk titik-titik air di awan. Akibat dari semakin sedikitnya awan adalah semakin berkurangnya curah hujan

11.  Akibat kelangkaan air
a.       sumur warga menjadi kering
b.      tanah menjadi kering dan tandus
c.       tanaman akan layu dan mati karena kekurangan 

Untuk Lebih Jelasnya kita simak vidio pembelajaran berikut !




Tugas hari ini adalah membuat gambar Siklus Air Tanah dibuku gambarmu ya kids,  beri nama dan nomor absen serta diberi warna agar gambarmu indah ya dan jangan lupa kumpulkan tepat waktu.

SELAMAT MENGERJAKAN

Jumat, 04 Maret 2022

TEMA 8, SUBTEMA 1 Pembelajaran 6

 PEMBELAJARAN JARAK JAUH

Hari/tanggal    :  Jum'at,4 Maret 2022

Kelas               :   5

Tema 8             :  Lingkungan Sahabat Kita

Subtema  1          :  Manusia Dan Lingkungan

Pembelajaran      :   6

 

Tujuan pembelajaran tema  : 

# siswa mampu Menyebutkan peristiwa-peristiwa atau tindakan pada teks non fiksi

# Siswa mampu mengidentifikasi  manfat air bagi manusia, hewan dan tumbuhan

#  Siswa mampu Belajar Toleransi dari Permainan Tradisional Anak

#  Siswa mampjelaskan jaring jaring kubus 

 

Muatan Terpadu : Bahasa Indo (3.8,4.8), PKN (3.8, 4.8),SBDP (3.7, 4.7) MTK (3.8,4.8)

 Assalamu'alaikum warohmatullah wabarokatuh

Apa kabar anak sholih sholihah
Semoga semuanya dalam keadaan sehat wal'aafiyat
Mari awali kegiatan belajar hari ini dengan berdoa

Anak-anak sudah siap belajar hari ini?
Ayo, jangan lupa cuci tangan terlebih dahulu ya dengan sabun pada air mengalir sebelum dan sesudah memulai kegiatan! Nah, kalau sudah cuci tangan, mari kita bersiap memulai pembelajaran


Mintalah bantuan kepada ayah/bunda untuk mendampingi Ananda selama melakukan kegiatan pembelajaran, ya!

Jangan lupa ucapkan TOLONG bila minta bantuan, ucapkan MAAF apabila melakukan kesalahan, dan ucapkan TERIMA KASIH setelah mendapatkan bantuan!

Mari awali kegiatan belajar hari ini dengan berdoa  

 


Pembelajaran 6 

Belajar Toleransi dari Permainan Tradisional Anak

Belajar Toleransi dari Permainan Tradisional Anak




 

Pada hari Minggu, 11 Desember 2016 digelar acara Festival Permainan  Tradisional Anak Indonesia di Taman Mini Indonesia Indah. Acara ini biasa  digelar setiap tahun. Tujuan digelarnya acara ini adalah supaya anak Indonesia mengenal keragaman lingkungan dan kebudayaannya.

Saat ini anak-anak dibanjiri dengan permainan digital melalui alat-alat elektronika. Dengan permainan digital itu anak merasa tidak perlu bermain dengan teman sebayanya. Oleh karena itu, permainan tradisional menjadi jurus ampuh agar anak-anak kembali kepada nilai-nilai kebersamaan. Hal tersebut setidaknya diutarakan Zaini Alif dari Komunitas Hong saat di acara  Festival Permainan Tradisional Anak Indonesia.

Zaini Alif mengatakan, “Permainan tradisional itu aset budaya bangsa yang sekarang mulai ditinggalkan, karena munculnya gadget. Kita tidak antipati 44 Buku Siswa SD/MI Kelas V pada gadget, tapi bagaimana menyeimbangkan gadget dengan permainan tradisional, karena permainan tradisional mengajarkan nilai, etika, dan identitas budaya bangsa.”

“Banyak permainan tradisional di Indonesia yang tidak hanya menyajikan keseruan, tapi juga kaya nilai-nilai. Misalnya di Jawa ada permainan dingklik oglak aglik, di Sunda ada perepet jengkol, dan sebagainya. Keragaman itu mengajarkan bagaimana kita toleran atas perbedaan. Jadi perbedaan bukan menjadi sesuatu yang harus diperdebatkan, justru itu bisa menjadi suatu keunggulan,” kata Zaini.

Anak-anak zaman sekarang merupakan generasi emas para pemimpin bangsa di era 100 tahun Indonesia. Kita mengharapkan tiga puluh tahun lagi generasi ini adalah generasi yang dapat mengenali keragaman bangsa, bertoleransi, serta menjaga dan melestarikan kebudayaan.

Sumber: lifestyle.liputan6.com

Diskusikan tugas-tugas berikut bersama kelompokmu.

1. Sikap apa yang dapat siswa tiru dari teks?
Jawaban: Sikap yang dapat ditiru dari bacaan: melestarikan kebudayaan dan toleran atas keragaman budaya.

2. Apa yang sebaiknya dilakukan siswa dalam upaya ikut melestarikan permainan tradisional?
Upaya untuk melestarikan permainan tradisional dapat dilakukan dengan mengenalkan permainan tradisional, kemudian memodifikasi permainan tradisional tersebut menjadi lebih menarik. sehingga dapat memikat anak-anak. Selain itu perlu juga untuk memberikan pembelajaran cara bermain, serta manfaat yang didapat dengan memainkan permainan tradisional itu. Dan yang bisa dilakukan juga adalah mengadakan pameran permainan tradional.

 Menyanyikan Lagu Syukur (Halaman 48) 



1. Apa judul lagu itu? 

    Syukur 

2. Siapa penciptanya? 
    H. Muntahar

3. Apa nada dasar yang digunakan? 
     C = la

4. Apa tanda tempo yang digunakan? 
    Adante Sustenuto

5. Apa arti tanda tempo itu? 

Andante berasal dari bahasa Italia yang berarti seperti orang yang berjalan. Lalu kecepatan seperti apakah ‘orang yang berjalan’ .
Sustenuto artinya terus-menerus. 

6. Bacalah syair lagu tersebut. Bercerita tentang apakah syair lagu itu?

”Syukur” menunjukan kan rasa terima kasih bangsa Indonesia yang tulus atas karunia Tuhan memberikan tanah air Indonesia. Lagu dimaksudkan sebagai pengakuan rakyat Indonesia bahwa hanya disebabkan atas kebesaran Tuhan dan kemurahan hati-Nya saja, bangsa Indonesia diberikan bumi pertiwi ini. Maka, ucapan syukur yang disembahkan kehadirat-Nya mesti senantiasa dilakukan semua anak bangsa Indonesia.




Tugas
Kerjakan Soal Penilaian Harian Tema 7 sub 3 pada Link di bawah ini!

Rabu, 02 Maret 2022

TEMA 8, SUBTEMA 1 Pembelajaran 5

PEMBELAJARAN JARAK JAUH (PJJ)

Hari/tanggal      : Rabu,2 Maret 2022

Kelas                : 5

Tema 8             : Lingkungan Sahabat Kita

Subtema  1      : Manusia Dan Lingkungan

Pembelajaran  : 5

 

Tujuan pembelajaran tema  : 

1. siswa mampu Menyebutkan peristiwa-peristiwa atau tindakan pada teks non fiksi

2. Siswa mampu mengidentifikasi  manfat air bagi manusia, hewan dan tumbuhan

3. Siswa mampu Belajar Toleransi dari Permainan Tradisional Anak

4. Siswa mampjelaskan jaring jaring kubus 

 

Muatan Terpadu : Bahasa Indo (3.8,4.8), PKN (3.8, 4.8),SBDP (3.7, 4.7) MTK (3.8,4.8)


Assalamu'alaikum warohmatullah wabarokatuh

Apa kabar anak sholih sholihah
Semoga semuanya dalam keadaan sehat wal'aafiyat
Mari awali kegiatan belajar hari ini dengan berdoa

Anak-anak sudah siap belajar hari ini?
Ayo, jangan lupa cuci tangan terlebih dahulu ya dengan sabun pada air mengalir sebelum dan sesudah memulai kegiatan! Nah, kalau sudah cuci tangan, mari kita bersiap memulai pembelajaran


Mintalah bantuan kepada ayah/bunda untuk mendampingi Ananda selama melakukan kegiatan pembelajaran, ya!

Jangan lupa ucapkan TOLONG bila minta bantuan, ucapkan MAAF apabila melakukan kesalahan, dan ucapkan TERIMA KASIH setelah mendapatkan bantuan!

Mari awali kegiatan belajar hari ini dengan berdoa  



Lagu Kampungku Ciptaan AT Mahmud



Kampungku
Kam pungku tepi sungai dengan rumah bambu
Kam pungku tepi sungai tempat lintas prahu
Di sana mulai kembang rasa kasih sayang
Padamu kampung slalu kukenang

     1. Apa judul lagu itu? Kampungku

2. Siapa penciptanya? AT Mahmud

3. Apa nada dasar yang digunakan? Do = C

4. Apa tanda tempo yang digunakan? Agak Cepat

5. Apa arti tanda tempo itu? Artinya lagu tersebut dinyanyikan dengan tempo agak cepat.

6. Bacalah syair lagu tersebut. Bercerita tentang apakah teks lagu itu? Lagu “Kampungku” menceritakan sebuah kampung di tepi sungai tempat perahu-perahu melintas. Rumah-rumah di kampung itu terbuat dari bambu.


Lagu “Kampungku” menceritakan sebuah kampung di tepi sungai tempat perahu-perahu melintas. Rumah-rumah di kampung itu terbuat dari bambu.




Belajar Toleransi dari Permainan Tradisional Anak

Belajar Toleransi dari Permainan Tradisional Anak




 

Pada hari Minggu, 11 Desember 2016 digelar acara Festival Permainan  Tradisional Anak Indonesia di Taman Mini Indonesia Indah. Acara ini biasa  digelar setiap tahun. Tujuan digelarnya acara ini adalah supaya anak Indonesia mengenal keragaman lingkungan dan kebudayaannya.

Saat ini anak-anak dibanjiri dengan permainan digital melalui alat-alat elektronika. Dengan permainan digital itu anak merasa tidak perlu bermain dengan teman sebayanya. Oleh karena itu, permainan tradisional menjadi jurus ampuh agar anak-anak kembali kepada nilai-nilai kebersamaan. Hal tersebut setidaknya diutarakan Zaini Alif dari Komunitas Hong saat di acara  Festival Permainan Tradisional Anak Indonesia.

Zaini Alif mengatakan, “Permainan tradisional itu aset budaya bangsa yang sekarang mulai ditinggalkan, karena munculnya gadget. Kita tidak antipati 44 Buku Siswa SD/MI Kelas V pada gadget, tapi bagaimana menyeimbangkan gadget dengan permainan tradisional, karena permainan tradisional mengajarkan nilai, etika, dan identitas budaya bangsa.”

“Banyak permainan tradisional di Indonesia yang tidak hanya menyajikan keseruan, tapi juga kaya nilai-nilai. Misalnya di Jawa ada permainan dingklik oglak aglik, di Sunda ada perepet jengkol, dan sebagainya. Keragaman itu mengajarkan bagaimana kita toleran atas perbedaan. Jadi perbedaan bukan menjadi sesuatu yang harus diperdebatkan, justru itu bisa menjadi suatu keunggulan,” kata Zaini.

Anak-anak zaman sekarang merupakan generasi emas para pemimpin bangsa di era 100 tahun Indonesia. Kita mengharapkan tiga puluh tahun lagi generasi ini adalah generasi yang dapat mengenali keragaman bangsa, bertoleransi, serta menjaga dan melestarikan kebudayaan.

Sumber: lifestyle.liputan6.com

Diskusikan tugas-tugas berikut bersama kelompokmu.

1. Sikap apa yang dapat siswa tiru dari teks?
Jawaban: Sikap yang dapat ditiru dari bacaan: melestarikan kebudayaan dan toleran atas keragaman budaya.

2. Apa yang sebaiknya dilakukan siswa dalam upaya ikut melestarikan permainan tradisional?
Upaya untuk melestarikan permainan tradisional dapat dilakukan dengan mengenalkan permainan tradisional, kemudian memodifikasi permainan tradisional tersebut menjadi lebih menarik. sehingga dapat memikat anak-anak. Selain itu perlu juga untuk memberikan pembelajaran cara bermain, serta manfaat yang didapat dengan memainkan permainan tradisional itu. Dan yang bisa dilakukan juga adalah mengadakan pameran permainan tradional.

 Menyanyikan Lagu Syukur (Halaman 48) 



1. Apa judul lagu itu? 

    Syukur 

2. Siapa penciptanya? 
    H. Muntahar

3. Apa nada dasar yang digunakan? 
     C = la

4. Apa tanda tempo yang digunakan? 
    Adante Sustenuto

5. Apa arti tanda tempo itu? 

Andante berasal dari bahasa Italia yang berarti seperti orang yang berjalan. Lalu kecepatan seperti apakah ‘orang yang berjalan’ .
Sustenuto artinya terus-menerus. 

6. Bacalah syair lagu tersebut. Bercerita tentang apakah syair lagu itu?

”Syukur” menunjukan kan rasa terima kasih bangsa Indonesia yang tulus atas karunia Tuhan memberikan tanah air Indonesia. Lagu dimaksudkan sebagai pengakuan rakyat Indonesia bahwa hanya disebabkan atas kebesaran Tuhan dan kemurahan hati-Nya saja, bangsa Indonesia diberikan bumi pertiwi ini. Maka, ucapan syukur yang disembahkan kehadirat-Nya mesti senantiasa dilakukan semua anak bangsa Indonesia.

 


PEMBELAJARAN JARAK JAUH (PJJ)

Hari/tanggal    : Rabu, 02 Maret 2022

Kelas               : V

Materi             : Rusuk Bangun ruang Kubus

Tujuan            : Siswa dapat menjelaskan jaring jaring balok kubus 

Matematika


MATEMATIKA 

PAHAMI RANGKUMAN RUMUS LUAS PERMUKAAN DAN VOLUME BANGUN RUANG




Tugas
Kerjakan Soal Penilaian Harian MATEMATIKA 2 pada Link di bawah ini!

PENILAIAN HARIAN MATEMATIKA 2

Selasa, 01 Maret 2022

TEMA 8, SUBTEMA 1 Pembelajaran 4

MATERI AJAR HARI SELASA, 01 MARET 2022

Tema 8            : Lingkungan Sahabatku

Subtema 1      : Manusia dan Lingkungan

Pembelajaran : 4

Muatan Terpadu : Bahasa Indonesia(3.8), PPkn(3.3), IPS(3.3)


Tujuan pembelajaran tema :
1. Melalui kegiatan mengamati bacaan, siswa mampu menjelaskan jenis-jenis usaha masyarakat dalam bentuk peta pikiran.
2. Melalui kegiatan berdiskusi, siswa dapat mengidentifikasi keragaman sosial di lingkungan sekitarnya berdasarkan jenis usaha.


Assalamu'alaikum warohmatullah wabarokatuh

Apa kabar anak sholih sholihah
Semoga semuanya dalam keadaan sehat wal'aafiyat
Mari awali kegiatan belajar hari ini dengan berdoa

Anak-anak sudah siap belajar hari ini?
Ayo, jangan lupa cuci tangan terlebih dahulu ya dengan sabun pada air mengalir sebelum dan sesudah memulai kegiatan! Nah, kalau sudah cuci tangan, mari kita bersiap memulai pembelajaran

Mintalah bantuan kepada ayah/bunda untuk mendampingi Ananda selama melakukan kegiatan pembelajaran, ya!

Jangan lupa ucapkan TOLONG bila minta bantuan, ucapkan MAAF apabila melakukan kesalahan, dan ucapkan TERIMA KASIH setelah mendapatkan bantuan

Mari awali kegiatan belajar hari ini dengan berdoa




Rumah Betang Uluk Palin

Rumah betang (rumah panjang) uluk palin terletak di Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Rumah betang ini berukuran panjang 268 meter, tinggi 5-6 meter, dan memiliki 53 bilik rumah. Menurut data pada tahun 2007, rumah betang uluk palin dihuni lebih dari 500 jiwa yang terdiri atas sekitar 130 kepala keluarga. Tidak diketahui persis pada tahun berapa rumah betang ini pertama kali dibangun. Namun, diperkirakan rumah ini pertama kali didirikan oleh komunitas Tamambaloh Apalin pada tahun 1800-an. Kemudian, rumah betang ini pernah diperbaiki pada 1940-an karena kebakaran. Rumah betang ini juga telah tiga kali berpindah lokasi karena menyesuaikan dengan perubahan alur Sungai Uluk dan Sungai Nyabau akibat erosi.

Dalam tradisi Dayak, rumah betang—dan hutan—adalah pusat sekaligus bagian terpenting semesta kehidupan. Seperti jika kita mengucapkan kata “kampung”, “pulang”, “rumah”; rumah betanglah yang diingat oleh masyarakat Dayak. Bagi mereka, rumah betang juga merupakan pemersatu. Di sanalah mereka berkerabat dan bertradisi. Di rumah betanglah tradisi Dayak terpelihara. Rumah betang adalah kekayaan budaya Indonesia.

Namun, pada Sabtu 13 September 2014 malam rumah betang uluk palin terbakar. Tidak ada yang tersisa dari rumah betang yang terpanjang dan tertua di seantero Kalimantan itu. Masyarakat bersedih karena kehilangan tempat tinggal. Lebih dari itu, masyarakat Kalimantan bersedih karena rumah betang uluk palin merupakan cagar budaya yang sangat penting.


Jenis- Jenis Kegiatan Ekonomi Masyarakat Indonesia
1. Perindustrian
Industri adalah kegiatan memproses atau mengolah barang dengan menggunakan sarana dan peralatan misalnya mesin.
Ciri-ciri industri ada peralatan, ada modal, memiliki tenaga kerja, dan ada produk yang dihasilkan.

2. Perdagangan
Perdagangan adalah semua hal yang berkaitan dengan kegiatan jual beli.
Ciri-ciri kegiatan perdagangan yaitu ada penjual, ada pembeli, ada barang, dan ada kesepakatan.

3. Jasa
Jasa adalah segala aktivitas atau manfaat yang ditawarkan kepada orang lain (konsumen).
Ciri-ciri ada pemberi jasa, ada konsumen, tidak ada barang yang berwujud, dan ada kesepakatan.

Jenis usaha masyarakat sekitar
1. Salon, memberikan jasa potong rambut dan bermanfaat memberikan keterampilan.
2. Toko sembako, menjual kebutuhan pokok bermanfaat untuk memenuhi kebetuhan dasar.
3. Berjualan kue, menjual makanan bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan konsumsi warga.
4. Bengkel, memberi jasa perbaikan kendaraan bermanfaat memberikan keterampilan.



Tugas
Kerjakan Soal Penilaian Harian TEMA 7 Subtema 2 pada Link di bawah ini!

MATERI AJAR KELAS 5

  Hari : Jumat, 26 Mei 2023, (PENGAYAAN)  Tema 9 : Benda-Benda di Sekitar Kita, Subtema 3 : Manusia dan Benda di Lingkungannya, Pembelajaran...